Follow me by Email

Sunday, October 20, 2013

Harga yang Terlalu Mahal untuk Energi Semesta? Jutaan Orang Tanpa Listrik Tidak Setuju

Tahukah Anda bahwa di zaman yang dikuasai teknologi seperti sekarang, jutaan orang masih hidup tanpa memiliki akses tetap ke bahan bakar atau listrik? Itu berarti mereka tidak bisa menghangatkan rumah mereka di musim dingin. Mereka tidak bisa memasak, atau menyimpan makanan di kulkas. Sementara orang lain telah jauh lebih maju, mereka masih tertinggal untuk mengurus diri mereka sendiri.


Menurut makalah yang baru-baru ini diterbitkan oleh International Institute for Applied Systems Analysis, dibutuhkan sekitar $65 miliar dan dua dekade untuk membangun jaringan energi semesta. Harga tersebut termasuk pembangkit tenaga listrik, ekspansi dan pemeliharaan jaringan, dan dana untuk tungku yang ramah lingkungan. Tungku-tungku ini akan bermanfaat bagi lebih dari 40% orang yang tidak memilikinya dan mengurangi hingga 1,8 juta kecelakaan fatal, klaim penelitian tersebut.

Lalu apakah kehidupan jutaan orang sepadan dengan $65 miliar?

Shonali Pachauri, penulis pendamping makalah tersebut, setuju. “Skala investasi yang dibutuhkan terhitung kecil dari sudut pandang global,” katanya. “Tanpa usaha dan kebijakan baru, akses semesta pada energi modern tidak akan tercapai hingga tahun 2030. Sebenarnya, untuk memasak, situasinya mungkin akan memburuk...”

Pachauri benar. $65 miliar setara dengan kurang dari 4% dari investasi di sektor energi saat ini. Jadi kita tidak perlu berinvestasi LEBIH BANYAK– melainkan berinvestasi LEBIH CERDAS.

Ikut serta dalam salah satu proyek energi NGRLab, akan menjadi langkah finansial paling cerdas yang pernah Anda lakukan.

NGRLab telah mengembangkan cara untuk meningkatkan efektivitas dari generator turbin gas. Dengan Metode “Eco-SV” (patent-pending), turbin mencapai level efisiensi listrik antara 53% dan 72%. Bandingkan ini dengan efisiensi dari kebanyakan turbin lain, yang beruntung jika bisa mencapai level 35%.

Usaha patungan (JV) dengan Viscoil Holdings mencakup daur ulang material-material limbah menjadi bahan bakar yang bermanfaat. NGRLab memiliki hak eksklusif terhadap teknologi ini untuk seluruh Asia Tenggara. Batu bara telah dijadwalkan untuk didaur ulang di Indonesia. Minyak mesin di Malaysia. Produk pertanian di Singapura dan Malaysia. Di Singapura, misalnya, NGRLab mampu mendaur ulang 2000 ton limbah per hari menjadi 800m3 bahan bakar! Bayangkan kemungkinan yang ditawarkan sistem ini untuk jutaan orang yang tidak memiliki akses listrik...


NGRLab adalah bisnis yang mengubah hidup. Jika Anda tertarik, hubungi kami dengan mengunjungi www.nrglab.asia.

Diterjemahkan dari Bahasa Inggris, artikel asli di publikasikan tanggal di 14 Oktober:

energi, konsumsi energi, Pentingnya Energi, nrglab, nrglab singapore, nrglab sh-box, Viscoil, Eco-SV, nrglab pte ltd, proyek nrglab ]

No comments:

Post a Comment