Follow me by Email

Wednesday, November 6, 2013

Investasi Energi: Seberapa Beragamkah Portofolio Anda?

Saat ini semakin banyak saja perusahaan-perusahaan manajemen asset berlomba-lomba untuk berinvenstasi pada terobosan besar baru industri energi. Perusahaan Carlyle Group yang berbasis di AS dengan spesialisasi dibidang ekuitas pribadi, strategi pasar, aset nyata, dan reksadana di reksadana, baru-baru ini membentuk tim energi yang terdiri dari enam orang, dengan harapan dapat memberikan estimasi potensi pertumbuhan industri energi yang lebih baik di seluruh pasar global.  



Carlyle baru saja mengakhiri hubungan jangka panjang mereka dengan Riverstone Holidings, perusahaan yang membantu Carlyle mendapatkan beberapa proyek industri energi. Tim baru yang terbentuk dimaksudkan untuk meningkatkan tambahan ekuitas pribadi sebanyak 1,5 miliar dolar.

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Carlyle,”Para pakar memprediksi bahwa permintaan energi global berkembang sangat pesat selama satu abad mendatang. Produksi dan infrastruktur energi diharapkan tumbuh pesat di Eropa, Afrika, Amerika, dan Asia untuk memenuhi permintaan ini. Tentu saja ini akan meningkatkan investasi modal secara global.”

Carlyle sudah hampir menginvestasikan 30 miliar dolar untuk reksadana energi alternatif, namun semua investasi tersebut adanya di Amerika Utara. Tim baru akan menjajaki peluang-peluang di luar negeri, terutama dalam memperebutkan pasar-pasar Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.

Dalam perekenomian saat ini, sangat umum bagi perusahaan-perusahaan aset manajemen untuk melakukan diversifikasi portofolio mereka dengan proyek-proyek industri energi. Tahun lalu, Kohlberg Kravis Roberts memperbesar investasi dibidang sumber daya alam sebesar 1,25 miliar dolar.  Sementara nilai investasi Blackstone Group justru dua kalinya – lebih dari 2,5 miliar dolar!

Terlihat jelas kalau Carlyle Group dan perusahaan-perusahaan lain sejenis menyadari bahwa permintaan energi akan tetap ada. Orang senantiasa perlu pergi dari satu tempat ke tempat lain. Mereka tetap memerlukan lampu untuk melihat. Saluran-saluran yang harus dilewati. Makanan masuk ke microwave. Apa yang akan terjadi apabila minyak dan gas alam habis, dan listrik menjadi barang mewah? Tentu saja ini baru mungkin terjadi dalam beberapa dekade mendatang. Atau bahkan beberapa abad lagi. Namun yang pasti anak cucu kitalah yang akan menanggung akibat ketidakpedulian kita, kecuali kita mulai benar-benar menginvestasikan upaya-upaya mengembangkan energi terbarukan yang dari sekarang. 

Seperti apakah portofolio investasi Anda? Pernahkah terpikir oleh Anda untuk mempertimbangkan investasi dibidang energi alternatif bebas karbon dan hemat biaya daripada pembangkit listrik berbahan bakar fosil?

Nah, apabila sudah, maka Anda beruntung! NRGLab memperkenalkan SH-box, generator listrik pertama di dunia yang menggunakan polikristal sebagai bahan bakunya, yang dapat dipastikan akan mengubah dunia. Silakan pelajari selengkapnya, bagaimana Anda, keluarga, dan komunitas, serta bisnis Anda dapat meraih kebebasan menggunakan energi selamanya dengan mengunjungi   www.nrglab.asia.  

Diterjemahkan dari Bahasa Inggris, artikel asli di publikasikan tanggal di 28 Oktober: http://annie65j.blogspot.com/2013/06/energy-investments-how-diverse-is-your.html

investasi energi, Carlyle Group, Kohlberg Kravis Roberts, sh-box, energi, konsumsi energi, nrglab sh-box, nrglab, nrglab singapore ]

No comments:

Post a Comment